Lombok Short Trip: Gili Trawangan

Sunrise Gili Trawangan

Selamat pagi, Gili Trawangan.

“Rencananya di Lombok berapa hari, Mas?”
“Dua hari ini, Pak. Minggu kita balik ke Surabaya.”
“Wah, kalo dua hari saja kurang, Mas. Saya yang sudah dua bulan di sini saja masih belum puas keliling Lombok.”

Nah lhoo…

Itu adalah sambutan pertama ketika kami datang di Lombok dan diantar Pak Rei (atau Ray?) menuju penginapan di daerah Senggigi. Untuk pekerja kantoran seperti kami yang belum punya jatah cuti, tapi sudah ngebet pengen liburan, weekend jadi satu-satunya kesempatan. Hasilnya liburan ke Lombok terpaksa ditekankan pada satu destinasi saja, Gili Trawangan, salah satu pulau mainstream yang ada di daerah barat laut pulau Lombok ini.

Transportasi dari Bandara Lombok ke Gili Trawangan

Kami tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) sekitar jam 11 malam karena penerbangan “Singa” kami delayed. Tujuan pertama kami adalah ke daerah Senggigi untuk transit sebelum besok paginya menyebrang ke Gili Trawangan. Di pintu keluar bandara kami sudah ditunggu mobil sewaan dari homestay yang sudah dipesan oleh teman saya. Di sini saya nebeng, karena sebenarnya saya menginap di tempat yang berbeda, tapi masih berdekatan, hehe…

Alternatif lain menuju ke Senggigi bisa menggunakan taksi resmi bandara yang bisa dipesan di dekat pintu keluar atau menggunakan Damri yang lebih ramah kantong. Saya sempat melihat tarif untuk trayek BIL-Senggigi hanya 35ribu saja. Fyi, Damri dari bandara Lombok ini ada sampai dengan penerbangan terakhir.

Paginya, kami melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Mentigi dengan taksi BlueBird. Tinggal telfon dan langsung dijemput di depan penginapan. Tarifnya sekitar 120ribu. Sepanjang perjalanan ke pelabuhan kami disuguhkan pemandangan yang luar biasa indah, sambil sesekali berhenti untuk mengambil gambar. Bapak taksinya juga sangat ramah dan informatif selama perjalanan. Apa mungkin memang ada training khusus untuk mempromosikan wisata di Lombok ini, ya?

“Ini namanya Bukit Malimbu, Mas, view-nya bagus, mau berhenti sebentar ambil gambar?”
“Wah boleh banget, Pak.”

lombok senggigi

Salah satu pemandangan dari viewpoint Bukit Malimbu.

Mentigi ini letaknya sebelum pelabuhan feri Bangsal dan khusus digunakan untuk penyebrangan dengan private fastboat ke Gili Trawangan. Tarifnya tentu lebih mahal, kami dapat harga 400ribu per kapal, kapasitas maksimalnya 10 orang. Menurut saya, akan lebih nyaman untuk sewa fastboat ini kalau memang pergi rombongan. Waktu tempuhnya hanya sekitar 10 menit saja.

Pelabuhan Mentigi Lombok

Menyiapkan fastboat untuk mengantar tamu menyebrang ke Gili Trawangan.

Gili Trawangan

Gili Trawangan

Giliiiii…

Selamat datang di Gili Trawangan. Turun dari kapal kami langsung disuguhi pemandangan bule-bule berbikini khas pantai yang eksotik. Komposisi warna pasir putih kontras dengan warna biru laut dan biru langit sangat memanjakan mata, apalagi mata yang sudah terlalu lama hanya melihat layar laptop. Dan kesan pertama saya, di pulau ini rasanya seperti bukan di negara sendiri karena kebanyakan pengunjungnya adalah turis asing. Banyak mba-mba dan mas-mas bule yang berjemur di sepanjang pantai.

Cidomo Gili Trawangan

Cidomo, salah satu angkutan yang ada di Gili Trawangan, selain sepeda dan jalan kaki.

Snorkeling di Gili Trawangan

Setelah menaruh barang bawaan di penginapan, kami kembali lagi ke pantai dekat pelabuhan untuk snorkeling, salah satu aktivitas yang bisa dilakukan di Gili Trawangan. Di sepanjang pantai timur ini banyak sekali yang menawarkan paket snorkeling, bisa dengan sharing boat atau private boat. Kami memilih untuk menggunakan private boat untuk paket snorkeling dengan glass bottom boat. Tarifnya antara 750ribu sampai lebih dari 1 juta per kapal, belum termasuk sewa alat 25ribu, tergantung jenis kapal dan kemampuan nego harga. Dan jika ingin mengambil gambar selama snorkeling biasanya mereka juga menyediakan sewa kamera dengan tarif tambahan 350ribu.

Spot untuk snorkeling ada di sekitar tiga gili, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Kalau mau, bisa minta ke bapak guide untuk singgah di salah satu pulau untuk makan siang. Untuk yang tidak bisa berenang, seperti saya, tetap bisa ikut snorkeling kok, tapi pakai pelampung ya biar gak tenggelam. Dan jangan jauh-jauh dari kapal! Baliknya susah, kebawa ombak muluk!

Snorkeling Gili Trawangan

Gegayaan dulu sebelum nyebur.

Snorkeling Gili Trawangan

Nyari apa, Mas?

Sunset Gili Trawangan

Setelah snorkeling, makan siang, dan mandi bilas di penginapan, kami bersiap lagi jalan-jalan ke sisi barat pulau untuk melihat sunset. Kami menyewa sepeda untuk ke sana, harga sewa rata-rata sepeda di Gili sekitar 35ribu-50ribu per sepeda, pastikan bisa disewa seharian bukan yang per jam. Dan lagi, pintar-pintarlah menawar.

Kami berhenti di sekitar Pandawa Resort. Salah satu spot melihat sunset yang ada di barat pulau. Meskipun sedikit mendung sehingga gunung Agung di Bali tidak terlihat, tapi momen sunset selalu menarik saya. Cahaya langit akan berubah menjadi lebih cantik.

Sunset Gili Trawangan

Sunset di Gili Trawangan.

Setelah cukup puas menikmati suasana sunset, kami kembali ke sisi timur pulau untuk makan malam. Rencana awal kami akan mencari makan di sekitar Pasar Seni tapi ternyata cukup ramai. Akhirnya kami mlipir ke warung pinggir pantai (lagi).

Sunrise Gili Trawangan

Selain sunset, sunrise Gili Trawangan juga tidak kalah cantik. Beruntung saya bisa bangun pagi dan langit sedang cerah. Gunung Rinjaninya terlihat jelas. :)

Sunrise Gili Trawangan

Mba-mba lagi main di pantai.

Menikmati pemandangan sunrise merupakan penutup trip kami di Gili Trawangan. Masih banyak aktivitas yang belum sempat saya coba, tapi semoga ada kesempatan lagi untuk berkunjung kesana.

5 thoughts on “Lombok Short Trip: Gili Trawangan

Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s